Category Archives: ESA142 Kewirausahaan

Tujuan bisnis

MATERI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN,  OLEH : MULYO WIHARTO

LEKTOR KEPALA, UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

.

Bahan presentasi dosen :  ESA142 tujuan bisnis

  1. Formulasi tujuan perlu dilakukan sebelum membuat rencana usaha secara rinci
  2. Tujuan (goal) adalah sasaran (objective) yang diharapkan dan direncanakan untuk dicapai suatu bisnis

Tujuan bisnis

MATERI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN,  OLEH : MULYO WIHARTO

LEKTOR KEPALA, UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

.

Bahan presentasi dosen :  ESA142 tujuan bisnis

  1. Formulasi tujuan perlu dilakukan sebelum membuat rencana usaha secara rinci
  2. Tujuan (goal) adalah sasaran (objective) yang diharapkan dan direncanakan untuk dicapai suatu bisnis

Penyusunan staf

MATERI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN,  OLEH : MULYO WIHARTO

LEKTOR KEPALA, UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

.

  1. Penyusunan staf berhubungan dengan penetapan orang-orang yang akan memangku jabatan yang ada dalam organisasi. Penyusunan staf adalah menyusun tenaga kerja sedemikian rupa sehingga tersedia tenaga kerja dalam kuantitas dan kualitas yang dibutuhkan
  2. Continue reading Penyusunan staf

Rencana pemasaran

MATERI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN,  OLEH : MULYO WIHARTO

LEKTOR KEPALA, UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

.

  1. Pemasaran adalah kegiatan meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen (probe), dalam menghasilkan barang dan jasa (product). Tujuan pemasaran adalah bagaimana agar barang dan jasa yang dihasilkan disukai, dibutuhkan, dan dibeli oleh konsumen.
  2. Continue reading Rencana pemasaran

Menilai rencana produksi

Format          : Berkelompok

Waktu           : 30-60 menit

Tempat         : Didalam   ruangan

Peserta         : 15-50 orang

 

Gambaran Situasi

Satu kelompok Bagian Marketing membeberkan hal yang paling sulit ditangani di lapangan didalam menjual produk baru yang dihasilkan perusahaan. Kesulitan tersebut diduga karena produk tersebut tidak sesuai dengan keinginan masyarakat pelanggan. Kondisi ini dilaporkan kepada Direktur Operasional/Produksi dan diadakan suatu rapat terbatas antara bagian marketing dan produksi. Dari rapat dilaporkan bahwa pelangga tidak cocok dengan ukuran, bentuk (model)  dan harga. Hal ini diketahui dari hasil survey penjulan pada saat lounching product, dan  kurang ditanggapi (respon) oleh bagian produksi. Akibatnya produk telah dilemparkan kepasar selama 1 tahun,  perusahaan mengalami kerugian sebesar 1 milyar rupiah.

 

Tujuan

Bagaimana seorang wirausaha harus membuat keputusan dan pemecahan masalah secara jitu dengan saling bertukar solusi dengan orang membantunya,  Keputusan-keputusan tersebut berkaitan dengan keputusan produksi, target pasar dan harga. Sehingga kerugian di tahun pertama akan tertutup pada tahun-tahun berikutnya.

 

Prosedur

Dalam sebuah kuliah, peserta dikelompokkan dalam 3 Kelompok A,B,C. kelompok A terdiri dari   bagian produksi, kelompok B bagian pemasaran dan kelompok C wirausaha dan penanam modal lainnya.

Kelompok A  melaporkan bagaimana dibagiannya memproduksi barang dengan target kepuasan konsumen dengan melihat kualitas dan ukuran barang. Sehingga menyebabkan perhitungan biaya produksi perunit tinggi.

Kelompok B diminta untuk membahas kesulitan pemasaran serta target pasar yang tidak tercapai. Serta menyampaikan laporan hasil pengamatan dari keinginan konsumen yang harus direspon oleh perusahaan terutama bagian produksi.

 

Kelompok C membuat keputusan berdasarkan hasil diskusi dan laporan dari masing-masing bagian. Bagaimana seorang wirausaha harus mensikapi kondisi usaha yang dialaminya. Apakah produk yang baru 1 tahun diperkenalkan di pasar harus berhenti  atau   dilanjutkan. Tentunya hal ini diperlukan informasi dan tanggapan  dari berbagai pihak dalam perusahaan yang dipimpinnya.

Hasil diskusi

  1. Dapat melihat terjadinya problem usaha yang terjadi dari simulasi tersebut.
  2. Cara efektif apa yang bisa diterapkan untuk mendapatkan sharing terbaik mengenai persolan tersebut dan pemecahaannya?
  3. Dapat mengetahui bahwa, keberhasilan suatu usaha diawali oleh kemampuan   melihat pasar dan dapat diimplimentasikan dalam memproduksi barang.

 

Rencana keuangan

MATERI BELAJAR KEWIRAUSAHAAN,  OLEH : MULYO WIHARTO

LEKTOR KEPALA, UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

.

  1. Sumber dana pemasukan berasal dari modal (equity), pinjaman (debt) dan organisasi investasi (venture)
  2. Penggunaan dana perusahan adalah untuk aktiva lancar (kas, surat berharga, piutang, persediaan, dsb) dan aktiva tetap (tanah gedung, pabrik, peralatan, dsb)
  3. Continue reading Rencana keuangan

Kelayakan bisnis

Menurut Anda apakah rencana usaha yang dibuat oleh kelompok 1, 2, 3, 4, atau 5 dapat disebut layak dari aspek payback periode, benefit cost ratio (BC Ratio), net present value (NPV) dan internal rate of return (IRR) ?

Sebagai informasi :

  1. Payback Periode adalah metoda untuk mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali dalam satuan tahun, perbandingan nilai investasi semula (initial investment) dengan aliran kas (cashflow), bila hasilnya kurang dari waktu yang ditentukan maka proyek tersebut diterima
  2. Benefit Cost Ratio (BC Ratio) adalah metoda yang digunakan untuk mengetahuo besaran keuntungan dan kerugian suatu proyek dengan memperhitungkan biaya yang dikeluarkan dan manfaat yang diperoleh
  3. Net Present Value (NPV) adalah analisis manfaat finansial untuk mengukur kelayakan usaha berdasarkan arus kas bersih yang akan diterima, yakni laba bersih usaha ditambah penyusutan dibandingkan dengan nilai sekarang
  4. Internal Rate Of Return (IRR) adalah metoda untuk membuat peringkat usulan investasi dengan menggunakan tingkat pengembalian investasi berdasarkan tingkat diskonto yang diharapkan dibandingkan dengan nilai sekarang, bila nilainya lebih besar dibanding tingkat bunga, maka proyek tersebut diterima