Komunikasi bisnis

logo EU

ESA142-14-Komunikasi-Bisnis-2013

Secara umum komunikasi dapat diartikan sebagai  penyampaian informasi, ide atau gagasan atau perasaan dari seseorang kepada orang lain. Komunikasi disebut pula sebagai proses dialogis terus menerus diantara dua atau lebih orang yang menukarkan tanda-tanda demi suatu pengertuan dan pemahaman bersama.

 

Dalam berkomunikasi, seseorang dapat melakukan komunikasi dalam bentuk informasi komunikasi yang memberikan informasi secara umum, edukatif, stimulatif, dan persuasif. Komunikasi persuasif dilakukan untuk membujuk secara halus, melakukan ajakan dengan meyakinkan seseorang atau melakukan motivasi dan komunikasi ini biasanya memerlukan waktu yang cukup lama. Komunikasi lain yang juga biasa dilakukan adalah komunikasi instruktif yang berupa arahan, dan perintah yang berlangsung cepat  dan efektif, namun terlihat otoriter.

Bentuk komunikasi dapat berwujud komunikasi verbal dan non verbal. Komunikasi verbal  disampaikan kepada seseorang yang dipikirkan atau dikehendaki, membicarakan sesuatu atau untuk bertukar pikiran dalam bentuk komunikasi jarak jauh, melalui surat atau telepon. Komunikasi non verbal disampaikan melalui bahasa tubuh: tatapan mata, senyuman, belaian, ciuman dan sebagainya, dan komunikasi ini biasanya mengggunakan ekspresi atau mimik wajah.

Ada pula yang membagi komunikasi dalam bentuk komunikasi pribadi, komunikasi antar kelompok dan komunikasi masa. Komunikasi pribadi disebut komunikasi intra personal atau  inter personal,.  Komunikasi antar kelompok berlangsung antara  komunikator dengan kelompok. Komunikasi masa dilakukan dengan menggunakan media, seperti radio, televisi, surat kabar, majalah, brosur dan sebagainya