Perenungan filsafat

MATERI BELAJAR PENGANTAR FILSAFAT,  OLEH : MULYO WIHARTO

LEKTOR KEPALA, UNIVERSITAS ESA UNGGUL JAKARTA

  1. Kegiatan kefilsafatan ialah merenung. Perenungan kefilsafatan adalah percobaan untuk menyusun suatu sistem pengetahuan yang rasional dan memadai untuk memahami dunia tempat hidup dan memahami diri sendiri
  2. Perenungan kefilsafatan berusaha untuk menyusun suatu bagan konsepsional yaitu bagan yang bersifat runtut (konsisten) dan bersifat rasional (secara logis berhubungan satu dengan lain)
  3. Filsafat merupakan hasil perenungan kefilsafatan. Perenungan kefilsafatan tidak berusaha menemukan fakta tetapi menerimanya dari mereka yang menemukan
  4.  Filsafat menunjuk fakta untuk menguji apakah penjelasannya sudah memadai ataukah belum dengan mengajukan kritik atas makna yang dikandung suatu fakta dan menarik kesimpulan umum suatu fakta.
  5. Perenungan kefilsafatan berusaha menyusun suatu bagan yang koheren, bagian rangkaian yang satu  harus terkandung pada yang lain atau hasil penyimpulan yang berasal dari perangkat pernyataan yang mendahuluinya
  6. Perenungan kefilsafatan berusaha memahami segenap kenyataan dengan jalan menyusun pandangan dunia
  7. Perenungan kefilsafatan menurut Rene Descartes dilakukan dengan 7 langkah sebagai berikut :  (a) Langkah pertama :  menyadari adanya masalah, membatasi masalah dan  menentukan apa yang perlu diselidiki, (b) Langkah kedua : menguji secara rasional segala hal yang ada sangkut pautnya dengan sesuatu yang katanya benar,  meragukan segala sesuatu untuk memperoleh pernyataan yang benar,  menguji pengetahuan yang diperoleh dari indera, membandingkannya dengan pengetahuan yang diperoleh dari akal, (c) Langkah ketiga : mengenal apa yang dikatakan orang lain mengenai masalah tersebut,  menguji penyelesaian yang mereka lakukan, (d) Langkah keempat : menyarankan hipotesis, (e) Langkah kelima :  memberikan makna hipotesis,  menyajikan bukti untuk mengukuhkan,  menunjukan bukti yang menentang hipotesis adalah tidak sah,  menggunakan deduksi untuk mendapatkan implikasi dari hipotesis tersebut, (f) Langkah keenam :  verifikasi terhadap hasil penjabaran yang telah dilakukan,  mengadakan pengamatan, membandingkan dan mengatasi kritik yang menentang hipotesis, (g) Langkah ketujuh :  penarikan kesimpulan mengenai masalah,  masalah yang tidak bermakna,  masalah yang bermakna,  menyetujui atau mengingkari masalah,  dijawab  sebagai hipotesis,  dijawab dengan mendeskripsikan proses pemecahan masalah

 

4 thoughts on “Perenungan filsafat”

  1. Having read this I believed it was really informative. I appreciate you
    finding the time and effort to put this article together.

    I once again find myself spending way too much time both reading and posting comments.
    But so what, it was still worthwhile!

    Here is my page; garcinia cambogia cleanse – Hildegarde
    -

    1. You are so awesome! I don’t suppose I have read through a single thing like this
      before. So nice to discover somebody with some unique thoughts on this subject.
      Seriously.. thank you for starting this up.
      This site is one thing that is required on the web, someone with a little originality!

      Also visit my blog post … garcinia cambogia y sus efectos secundarios (Garry)

  2. With a 24/7 unexpected emergency garage door spring replacement Austin (Kandy) door
    company and technologies with greater than One Decade of experience, all that’s left is
    for you to call them!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>