Rencana produksi

logo EU

ESA142-7 Rencana Produksi 2013

  1. Produk adalah sesuatu yang dapat ditawarkan ke dalam pasar untuk diperhatikan, dimiliki, dipakai atau dikonsumsi sehingga dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Setiap produk mempunyai tingkatan-tingkatan dan klasifikasi.
  2. Tingkatan produk : (1) Manfaat inti (Core benefit) : jasa atau manfaat yang sesungguhnya dibeli pelanggan, contoh : hotel untuk tidur, (2) Produk Dasar (basic product) : mengubah manfaat produk menjadi produk dasar, contoh : kamar hotel ada tempat tidur, (3) Produk yang diharapkan (expected product) : atribut dan kondisi yang biasanya diharapkan dan disetujui pembeli ketika mereka membeli produk, contoh : tempat tidur yang bersih, (4) Produk yang ditingkatkan (augmented product :  untuk memenuhi keinginan pelanggan yang melampaui harapan, contoh: online cek-in, service of excellent, dan (5) Produk potensial (potential Product) :  mencakup semua peningkatan dan transformasi yang akhirnya akan dialami produk dimasa yang akan datang, contoh: Kamar suite
  3. Klasifikasi : barang yang terpakai habis, barang tahan lama, jasa, shopping goods, speciality goods, dan unsought goods
  4. Barang yang terpakai habis (non durable goods) : Barang yang berwujud yang biasanya dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali penggunaan
  5. Barang tahan lama (Durable Goods) : Barang berwujud yang dapat digunakan beberapa kali
  6. Jasa (services) : Jasa bersifat tidak berwujud, tidak dapat dipisahkan, dan mudah habis.
  7. Shopping Goods : Barang konsumsi yang karakteristiknya dibandingkan berdasarkan kesesuaian, kualitas, harga, dan gaya dalam proses pemilihan dan pembeliannya, terdiri dari (a) Homogenous Shopping goods, serupa kualitasnya tetapi cukup berbeda harganya, (b) Heterogenous shopping goods, produk yang keistimewaannya  lebih penting dibanding dengan harganya
  8. Speciality Goods : barang konsumsi dengan karakteristik unik untuk sekelompok pembeli yang cukup besar dan bersedia  melakukan usaha khusus untuk membelinya
  9. Unsought Goods : barang konsumsi yang diketahui atau tidak diketahui konsumen  namun  secara normal konsumen tidak terpikir untuk membelinya.
  10. Barang produksi terdiri dari bahan baku dan suku cadang, barang modal, serta perlengkapan dan jasa bisnis
  11. Bahan baku dan suku cadang (material and parts) : barang  yang sepenuhnya masuk ke produk, meliputi (a) Bahan mentah terdiri dari produk pertanian (gandum, kapas, ternak, buah, sayuran) dan produk alam (ikan, kayu, bijih besi), dan (b) Bahan baku dan suku cadang pabrikan terdiri dari dua yaitu bahan baku komponen (benang, butir besi) dan suku cadang komponen (motor kecil, ban)
  12. Barang modal (capital Items) : barang  tahan lama yang memudahkan pengembangan dan atau pengelolaan produk akhir, terdiri dari (a) Instalasi terdiri dari bangunan misalkan pabrik, dan (b)  Peralatan meliputi peralatan dan perkakas pabrik yang dapat dibawa-bawa (perkakas pertukangan) dan peralatan kantor (komputer personal)
  13. Perlengkapan dan jasa bisnis : barang dan jasa yang tidak tahan lama yang membantu pengembangan / pengelolaan produk akhir, terdiri dari (a)  Perlengkapan operasi (pelumas, kertas, pensil) dan barang untuk pemeliharaan dan perbaikan (cat, paku), dan (b) Jasa bisnis  meliputi: pemeliharaan dan perbaikan (membersihkan jendela, perbaikan komputer) dan jasa konsultasi bisnis (konsultasi manajemen dan hukum).
  14. Merek (branding) harus mencerminkan sesuatu mengenai manfaat dan mutu produk, mudah diucapkan, harus terbedakan, mudah diterjemahkan dalam bahasa asing, dapat didaftarkan dan mendapatkan perlindungan hukum. Merek berupa nama individu, nama keluarga untuk semua produk, nama yang yang berbeda untuk masing-masing produk, nama dagang dikombinasikan dengan nama produk, menggunakan  merek yang sudah terkenal dari dua perusahaan berbeda.
  15. Pengemasan (Packaging) : aktivitas merancang dan membuat wadah atau pembungkus produk. Tingkatan pengemasan : (1)Kemasan primer yaitu wadah utama dari produk, (2) Kemasan sekunder yaitu kemasan yang dibuang ketika produk akan digunakan, (3) Kemasan pengiriman yang diperlukan untuk menyimpan, mengenali, dan mengirimkan produk.
  16. Label : (1) Label bisa hanya berupa tempelan sederhana pada produk atau gambar yang dirancang dengan rumit yang merupakan kesatuan dengan kemasan. Label berfungsi untguk mengidentifikasi merek, menentukan kelas, menjelaskan dan mempromosikan produk.

90 thoughts on “Rencana produksi”

  1. Hey there this is kinda of off topic but I was wanting
    to know if blogs use WYSIWYG editors or if you have
    to manually code with HTML. I’m starting a blog soon but have no coding knowledge
    so I wanted to get advice from someone with experience.

    Any help would be enormously appreciated!

    My blog … garcinia cambogia green coffee (Tiara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>